Sabtu, 26 Februari 2011

PHOTOSHOP IN ACTION




Program aplikasi grafis berbasis bitmap


A. Pengertian Grafis Berbasis Bitmap

Grafis adalah gambar yang tersusun dari koordinat-koordinat. Dengan demikian sumber gambar yang muncul pada layar monitor komputer terdiri atas titik-titik yang mempunyai nilai koordinat. Layar Monitor berfungsi sebgai sumbu koordinat x dan y. Pada desain grafis, desain dibagi menjadi 2 kelompok yakni desain bitmap dan vektor. Grafis desain bitmap dibentuk dengan raster/pixel/dot/titik/point koordinat. Semakin banyak jumlah titik yang membentuk suatu grafis bitmap berarti semakin tinggi tingkat kerapatannya. Hal ini menyebabkan semakin halus citra grafis, tetapi kapasitas filenya semakin besar.
Ketajaman warna dan detail gambar pada tampilan bitmap bergantung pada banyaknya pixel warna atau resolusi yang membentuk gambar tersebut. Hal ini berkaitan erat dengan kemampuan monitor dan VGA ( Video Graphic Adapter ) yang digunakan. Jika gambar tampilan bitmap berresolusi tinggi di tampilkan pada monitor yang berresolusi rendah akan mengakibatkan gambar terlihat kasar , bahkan terlihat kabur berbentuk kotak-kotak ( juggy ) jika dilakukan pembesaran gambar. Satuan untuk ukuran grafis jenis bitmap ini adalah dpi ( dot per inch ) yang berarti banyaknya titik dalam satu inci. Untuk lebih memahami grafis jenis bitmap .


Beberapa grafis bitmap dapat Anda temui di file komputer, yakni file komputer yang berekstensi : .bmp, .jpg, .tif, .gif, dan .pcx. Grafis ini biasa digunakan untuk kepentingan foto-foto digital.
Selain grafis jenis bitmap, ada grafis jenis vektor yang merupakan perkembangan dari sistem grafis bitmap (digital). Grafis ini tidak tergantung pada banyaknya pixel penyusunnya dan kondisi monitor karena tampilan vektor tersusun atas garis-garis. Tampilan akan terlihat jelas meskipun dilakukan pembesaran (zooming). Penggunaan titik-titik koordinat dan rumus-rumus tertentu dapat menciptakan bermacam-macam bentuk grafis, seperti lingkaran, segitiga, bujur sangkar dan poligon. Dengan demikian , pemakaian grafis vektor akan lebih irit dari segi volume file, tetapi dari segi pemakaian prosessor akan memakan banyak memori.

B. Program aplikasi grafis yang berbasis bitmap

- Adobe Photoshop
Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek.
Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar,
dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite),
versi sembilan disebut Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 dan versi yang terakhir (keduabelas) adalah Adobe Photoshop CS5.
Photoshop tersedia untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS; versi 9 ke atas juga dapat digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan perangkat lunak tertentu seperti CrossOver.

- Corel
COREL adalah perangkat lunak buatan Corel yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek seperti Adobe Photoshop. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital danperusahaan iklan. Perangkat lunak ini biasa dijual satu paket dengan Corel Draw

- Microsoft Photo Editor
aplikasi manipulasi gambar untuk Windows 97–XP. Program ini telah digantikan oleh Microsoft Office Picture Manager, walaupun beberapa fitur Photo Editor tidak terdapat dalam Picture Manager

- Macromedia Fireworks.
ditujukan untuk desainer web (dengan fitur seperti: irisan, kemampuan untuk menambahkan hotspot dll) untuk dengan cepat menciptakan prototipe website dan interface aplikasi. Hal ini dirancang untuk mengintegrasikan dengan mudah dengan produk lain Macromedia bekas, seperti Dreamweaver dan Flash . Ini tersedia sebagai produk mandiri atau dibundel dengan Adobe Creative Suite . Versi sebelumnya yang dibundel dengan Macromedia Studio .

- paint

*Semua program tersebut menawarkan kemudahan dan kelengkapan fiturnya.

Adobe Photosop





Adobe Photosop CS

Title Bar / Baris Judul :
Berfungsi menampilkan judul file aplikasi yang sedang aktif. Dalam title bar akan ditampilkan nama file beserta ekstensinya.


Title Bar
Menu Bar :
Disebut juga menu pull down yang terdapat pada program aplikasi adobe photosop / menu dalam bentuk teks yang salah satu hurufnya terdapat garis bawah.

Menu Bar
Option Bar :
Merupakan toolbar bagian dari tool yang aktif yang memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda2


Toolbox
Merupakan bagian mendasar yang sangat penting untuk diketahui. Toolbox merupakan kumpulan ikon yang berguna untuk melakukan proses desain grafis ataupun editing gambar.


Image Area
Merupakan daerah yang berbentuk kotak yang menunjukkan jenis kertas terletak di dalam drawing window. Semua objek atau gambar yang melewati area ini tidak akan dicetak oleh printer.

Palette

Jenis – jenis Palette
a. Navigator Palette

b. Info Palette

c. Color Palette

d. Swatches Palette

e. Styles Palette

f. History Palette

g. Action Palette

h. Layers Palette

i. Channels Palette

j. Paths Palette


Mengenal Photoshop CS

Adobe Photoshop merupakan salah satu program aplikasi yang ditujukan untuk menyunting dan memanipulasi image (image-editing). Dengan Adobe Photoshop CS Anda dapat dengan mudah membuat dan menyunting image dengan kualitas yang tinggi yang siap untuk dicetak, ditempatkan di situs Web dan untuk keperluan lainnya. Adobe Photoshop CS merupakan program aplikasi pengolah image atau gambar Bitmap. Image atau gambar Bitmap yang sering disebut Raster, merupakan gambar yang dibentuk dari grid-grid warna. Grid ini adalah elemen dasar dari sebuah image atau gambar yang disebut pixel atau picture elements. Pada saat Anda menyunting image atau gambar, proses yang terjadi sebenarnya adalah Anda hanya menyunting lokasi pixel-pixel ini. Gambar bitmap ini biasanya digunakan pada fotografi atau digital painting sehingga mode ini sangat bergantung pada tingkat kepadatan (resolusi) grid pixel-nya. Semakin tinggi resolusi sebuah image atau gambar, maka pixel yang dikandungnya akan semakin banyak dan semakin rapat sehingga image atau gambar akan mempunyai detail yang lebih baik atau nyata. Namun perlu diperhatikan bahwa semakin besar resolusi sebuah image atau gambar akan berakibat ukuran filenya semakin besar.


Title Bar / Baris Judul :
Berfungsi menampilkan judul file aplikasi yang sedang aktif. Dalam title bar akan ditampilkan nama file beserta ekstensinya.

Menu Bar :
Disebut juga menu pull down yang terdapat pada program aplikasi adobe photosop / menu dalam bentuk teks yang salah satu hurufnya terdapat garis bawah.

Option Bar :
Merupakan toolbar bagian dari tool yang aktif yang memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda2

Toolbox
Merupakan bagian mendasar yang sangat penting untuk diketahui. Toolbox merupakan kumpulan ikon yang berguna untuk melakukan proses desain grafis ataupun editing gambar.


Tutorial Adobe Photoshop CS

Photoshop adalah software yang digunakan untuk memodifikasi gambar atau
foto secara profesional baik meliputi modifikasi obyek yang sederhana maupun yang
sulit sekalipun. Photoshop merupakan salah satu software yang berguna untuk
mengolah gambar berbasis bitmap, yang mempunyai tool dan efek yang lengkap
sehingga dapat menghasilkan gambar atau foto yang berkwalitas tinggi (jika ingin lebih
jauh mengetahui tentang gambar berbasis bitmap silakan download dokumennya di
sini).
Kelengkapan fitur yang ada di dalam Photoshop inilah yang akhirnya membuat
software ini banyak digunakan oleh desainer grafis profesional. Dan mungkin juga
sampai saat ini masih belum ada software desain grafis lain yang bisa menyamai
kelengkapan fitur dalam Photoshop.
Bagian-Bagian Photoshop CS

Keterangan :

a. Menu Bar
Menu bar adalah menu pulldown yang berisi perintah-perintah dalam Photoshop
seperti menu File, Edit, Image, Layer, Select, Filter, View, Window, dan Help.
Baris menu ini terkelompok berdasarkan topiknya.

b. Toolbox
Toolbox adalah alat-alat yang digunakan untuk memodifikasi image (gambar atau
foto). Alat-alat ini juga dikelompokkan menurut jenisnya.

c. Canvas
Canvas adalah bidang yang digunakan sebagai tempat untuk meletakkan image.
Biasanya ukuran canvas akan sama dengan ukuran image, tetapi dalam Photoshop
Menubar
Canvas
Toolbox
Window
Pallete

d. Window Pallete
Window pallete adalah window yang berguna untuk memilih atau mengatur
berbagai parameter pada saat menyunting image dalam Photoshop. Untuk
menampilkan Window Pallete dapat kita lakukan dengan cara memilih menu
Window kemudian pilih pallete yang dimunculkan.
Toolbox dalam Photoshop CS
Rectangular Marquee Tool
Lasso Tool
Crop
Clone Stamp Tool
Eraser Tool
Blur Tool
Path Selection Tool
Pen Tool
Notes Tool
Hand Tool
Set Foreground Color
Default Foreground and
Edit Standart Mode
Move Tool
Magic Wand Tool
Slice Tool
Brush Tool
History Brush Tool
Paint Bucket Tool
Dogde Tool
Horizontal Type Tool
Rectangle Tool
Eyedropper Tool
Zoom Tool
Set Background Color
Edit in Quick Mask Mode
Keterangan :
a. Rectangular Marquee Tool
Digunakan untuk menyeleksi atau mem-blok bagian dari suatu image dengan
bentuk seleksi persegi. Didalamnya ada elliptical Marquee Tool, Single Row,
Marquee Tool, dan Single Column Marquee Tool.

b. Lasso Tool
Digunakan untuk menyeleksi atau mem-blok bagian dari suatu image dengan
bentuk bebas dengan cara mendrag bagian image yang akan diseleksi. Di dalamnya
ada Poligonal Lasso Tool, dan Magnetic Lasso Tool.

c. Crop
Digunakan untuk menyeleksi bagian dari suatu image dengan bentuk seleksi persegi
dan membuang bagian yang tidak diinginkan.

d. Clone Stamp Tool
Digunakan untuk mengambil contoh dari suatu image dan membuat copynya
dimanapun.

e. Eraser Tool
Digunakan untuk menghapus image. Ini juga dapat digunakan untuk mengembalikan
sebuah image menjadi sebuah daerah awal.

f. Blur Tool
Digunakan untuk mengaburkan bagian dari suatu image.
Rectangular Marquee Tool
Lasso Tool
Crop
Clone Stamp Tool
Eraser Tool
Blur Tool
Path Selection Tool
Pen Tool
Notes Tool
Hand Tool
Set Foreground Color
Default Foreground and
Edit Standart Mode
Move Tool
Magic Wand Tool
Slice Tool
Brush Tool
History Brush Tool
Paint Bucket Tool
Dogde Tool
Horizontal Type Tool
Rectangle Tool
Eyedropper Tool
Zoom Tool
Set Background Color
Edit in Quick Mask Mode

g. Path Selection Tool
Digunakan untuk mempercerah bagian dari suatu image.

h. Pen Tool

Digunakan untuk merancang atau mengedit path.
i. Notes Tool

Digunakan untuk membuat catatan pada suatu bagian image.
j. Hand Tool

Digunakan untuk menggeser image jika lebar image melebihi ukuran window.
k. Set Foreground Color
Digunakan sebagai indikator warna foreground yang aktif dan sekaligus dapat
digunakan untuk mengganti warna foreground dengan warna yang lain.

l. Default Foreground and Background Color
Digunakan untuk mengembalikan warna standart yaitu foreground hitam dan
background putih.

m. Edit Standart Mode
Digunakan untuk membuat seleksi dan menampilkan standar painting dan editing.

n. Move Tool
Digunakan untuk memindah bagian dari image yang di blok atau layer diantara
image atau image lainnya.

o. Magic Wand Tool
Digunakan untuk membuat seleksi atau blok secara otomatis yang hampir sama
dengan warna areanya.

p. Slice Tool
Digunakan untuk membuat atau memblok setiap area rectangular dari sebuah
image.

q. Brush Tool
Digunakan untuk menggambar dengan warna foreground dengan menggunakan
standar brushes atau custom brushes.

r. History Brush Tool
Digunakan untuk menggambar di atas sebuah image dengan daerah sebelumnya
yang telah ditentukan dalam rangka membenarkan kesalahan atau untuk
menggambar di atas sebuah image.

s. Paint Bucket Tool
Digunakan untuk memberi warna suatu bagian dari image dengan warna
foreground.

t. Dogde Tool
Digunakan untuk mencerahkan bagian dari suatu image.

u. Horizontal Type Tool
Digunakan untuk membuat teks pada suatu image.

v. Rectangle Tool
Digunakan untuk menggambar kotak pada suatu image.

w. Eyedropper Tool
Digunaan untuk memilih warna foreground maupun background dari warna yang
ada pada sebuah image.

x. Zoom Tool
Digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan sebuah image.
Perubahan tampilan menggunakan zoom tool ini tidak mempengaruhi ukuran pixel
dalam sebuah image.

y. Set Background Color
Digunakan sebagai indikator warna background yang aktif dan sekaligus dapat
digunakan untuk mengganti warna background dengan warna yang lain.

z. Edit in Quick Mask Mode
Digunakan untuk merancang dan mengedit selection mask sementara.

KREASI DENGAN PHOTOSHOP



Dasar dasar photoshop adalah hal pertama yang harus dimiliki oleh seorang yang ingin menekuni dunia desain grafis. Hal ini mengingat, photoshop adalah salah satu software yang banyak digunakan dalam kegiatan yang terkait aktivitas desain grafis.
Dasar dasar photoshop ini digunakan khususnya dalam proses desain yang terkait dengan obyek foto atau gambar. Bukan hanya untuk memperbaiki kualitas sebuah obyek foto, namun juga untuk mengubah tampilan obyek tersebut. Seperti menjadikan wajah orang yang tidak berkumis, dengan menggunakan photoshop diubah menjadi berkumis.
Dengan memahami dasar dasar photoshop ini, seseorang bisa mengkreasikan sebuah obyek gambar untuk didesain sesuai imajinasi mereka. Hal ini bertujuan agar sebuah obyek bisa ditampilkan secara lebih menarik, atau juga untuk menguatkan fokus obyek tertentu.

Selain itu, dengan mengetahui dasar dasar photoshop seseorang bisa memanfaatkannya untuk membantu orang lain. Seperti ketika ada seseorang yang foto pribadinya tersebar luas, kita bisa menganalisa dengan tepat. Apakah foto yang beredar tersebut adalah benar-benar foto utuh atau hasil rekayasa dengan menggunakan permainan grafis melalui photoshop.

Kemampuan Minimal Dasar Dasar Photoshop
Bagi para pemula dan pengguna photoshop ada beberapa dasar dasar photoshop yang harus diketahui dalam proses belajar program ini. Karena hal ini merupakan salah satu langkah dasar sebelum seseorang mahir menggunakan program photoshop untuk aktivitas yang lebih rumit. Beberapa kemampuan dasar yang harus dipahami adalah :
1. Teknik croping. Yaitu sebuah teknik memotong obyek gambar sesuai dengan yang
dibutuhkan. Seperti misalnya hendak menghilangkan bagian tepi kanan obyek
foto, digunakanlah teknik croping untuk menghilangkan bagian yang tidak
diinginkan.
2. Teknik Image. Teknik ini adalah mengatur penampilan yang terkait masalah
pewarnaan, ukuran kontras obyek serta kecerahannya. Dengan teknik image pula
kita bisa mengatur posisi kemiringan sebuah obyek.
3. Teknik Painting. Yaitu sebuah teknik untuk mengubah warna dari obyek menjadi
sesuai keinginan kita. Biasanya, hal ini dilakukan pada teknik rekayasa foto
untuk pas foto atau foto yang membutuhkan latar belakang dengan warna
tertentu.
4. Teknik Removing. Adalah teknik memadukan dua buah obyek dari file yang
berbeda dipadukan ke dalam satu file. Contohnya untuk obyek foto dengan latar
belakang menara Eiffel. Kita cukup memadukan obyek menara Eiffel dengan obyek
lain yang ingin dijadikan latar depan foto tersebut.



Nah setelah kita mampu menguasai kemampuan dasar photoshop yuk sekarang kita bikin salah satu maha karya .

Langkah 1
Kotak yang akan kita contoh dibuka memanjang kemudian diukur tinggi dan lebarnya menggunakan penggaris. Ukuran tinggi nya 23,3 cm dan lebarnya 8,5 cm.

Langkah 2
Buka program Adobe Photoshop kemudian buka dokumen baru dengan cara file > new, atur ukurannya sesuaikan dengan ukuran kotak yang di ukur menggunakan penggaris tadi. Gunakan satuan ukuran Centimeter. Height (tinggi) 23,3 cm, width (lebar) 8,5 cm, resolution (resolusi) 150 dan mode warna CMYK.


Langkah 3
Tampilkan bantuan penggaris pada Photoshop dengan cara view > ruller atau Ctrl + R. Buat sekat – sekat untuk memisahkan antara bagian depan, tengah, belakang, dan bagian lainnya.

Langkah 4
Selanjutnya tahap pendesainan, agar tampilan lebih menarik kita tambahkan gambar seperti logo produk, barcode dan lain-lain drag grambar ke dokumen yang kita buat menggunakan move tool .

Langkah 5
Tambahkan teks menggunakan Horizontal Type tool pada dokumen yang kita buat, seperti plesetan Merk Produk, komposisi bahan dan teks-teks lainya buat yang lucu dan unik ya.

Langkah 6
Desain yang selesai kita buat selanjutnya di print, untuk kertas yang digunakan disini saya menggunakan kertas foto ukuran A4, terakhir desain yang sudah di print kita gunting, buang bagian-bagian yang tidak perlu, iIkuti pola kotak aslinya.

Langkah 7
Nah inilah tahapan yang paling di tunggu-tunggu, sekarang bentuk kertasnya hingga membentuk sebuah kotak, harus mengikuti pola yang kita buat ya. Biar bentuknya rapi dan sempurna, terakhir tinggal kita tambahkan lem kertas untuk merekatkan bagian-bagian nya.


Copyright : http://news.palcomtech.com/2011/02/21/kreasi-desain-produk-pakai-photoshop/


Untuk memperlancar dalam penggunan photoshop yu kita coba bikin satu lagi maha karya
Efek Asap
Kita awali dengan membuat efek asap di background. Efek ini dibuat dengan menggunakan Render > Clouds yang kemudian diberi warna dengan fasilitas overlay layer. Untuk membuatnya:
1. Buat dokumen baru dengan ukuran 600px x 500px.
2. Beri warna background hitam [Edit > Fill]
3. Buat layer kosong [Layer > New > Layer ] kemudian pilih layer tersebut.

4. Gunakan Elliptical Marquee Tool untuk membuat seleksi di tengah gambar. Pilih
Fixed Size dengan dimensi Width: 350px Height: 250px Feather: 80px.
Pengaturan ini dapat Anda temukan di Options-Panel di bagian atas monitor ketika Elliptical Marquee Tool sudah Anda pilih.

5. Tentukan warna hitam sebagai warna foreground dan warna putih sebagai warna background. Selanjutnya buatlah asap dalam seleksi yang sudah Anda buat [Filter > Render > Clouds]. Efek asap ini dibuat oleh Photoshop secara acak. Jika Anda tidak puas dengan hasilnya, Anda tinggal klik Undo dan melakukan render ulang. Saya sebut layer ini sebagai layer Asap.

6. Buat layer kosong di atas layer Asap, kemudian pilih layer tersebut. Ubah Blending Mode-nya menjadi Overlay seperti pada gambar berikut.

7. Di sini saya gunakan warna foreground #06c2ff dan warna #00ff7d sebagai background-nya. Gunakan Gradient Tool pada layer baru tersebut. Hasilnya kurang lebih akan terlihat seperti berikut.

Teks Transparan
Sekarang, kita buat tulisan di atas asap yang sudah kita beri warna. Gunakan Type Tool untuk menambahkan teks. Ubah Blending mode-nya menjadi Overlay sehingga akan tampak seperti ini.

Efek Garis Sinar
Selanjutnya, kita akan buat garis yang bersinar dengan menggunakan Pen Tool. Langkah berikut ini akan membutuhkan rangkaian langkah yang agak panjang. Agar tetap bisa mengikuti, saya sarankan Anda lebih mencermati tiap detail langkah-langkah berikut.
Pen Tool adalah salah satu tool Photoshop yang cukup unik, baik cara penggunaannya maupun efek yang dihasilkannya. Bagi Anda yang belum pernah menggunakan tool ini saya akan berikan gambaran awal tentang apa saja yang bisa Anda temukan dalam Tombol Flyout Pen Tool berikut ini:

• Pen Tool – digunakan untuk menggambar kurva, biasanya tool ini yang digunakan pertama kali dalam suatu rangkaian kerja yang memanfaatkan garis. Anda tinggal klik dan drag pointer mouse untuk membuat sebuah kurva. Anda tidak perlu khawatir jika kurva yang Anda buat kurang menarik. Anda bisa meng-edit-nya lagi nanti.
• Add Anchor Point Tool – digunakan untuk membuat titik acuan baru dalam kurva yang sudah dibuat sebelumnya.
• Remove Anchor Point Tool – Tool ini digunakan untuk menghapus titik acuan dalam kurva Anda.
• Convert Point Tool – Gunakan tool ini untuk mengubah dan memindahkan titik acuan dalam kurva dan mengatur posisinya. Tool ini dapat digunakan dengan cara:
- Klik pada titik lengkung untuk mengubahnya mejadi titik sudut
- Klik dan drag sebuah titik sudut untuk mengubahnya menjadi titik lengkung
- Sambil menekan tombol Ctrl, Anda juga bisa memindahkan titik acuan
- Klik pada kurva untuk mengatur segmen yang bersangkutan
1. Nah, setelah mendapatkan sedikit gambaran di atas, sekarang kita buat kurva seperti pada gambar di bawah. Dalam langkah ini, kurva yang kita buat baru berupa path (alur) saja. Nantinya alur ini yang akan menjadi panduan posisi garis cahaya yang kita buat. Pilih Pen Tools, pastikan Anda memilih ikon Path pada panel Pen Tools di bagian atas layar seperti ilustrasi di bawah.

2. Buat layer kosong di atas layer teks kemudian pilih layer tersebut. Agar lebih mudah, kita beri nama layer ini layer Garis Cahaya
3. Pilih Brush Tool. Klik-kanan di manapun dalam gambar. Atur Master Diameter menjadi 3px dan Hardness menjadi 100%. Atur juga warna foreground menjadi putih.

4. Pilih Pen Tool dan klik-kanan di manapun dalam gambar. Pilih Stroke Path dari menu tersebut. Pastikan bahwa Simulate Pressure sudah terpilih kemudian klik OK.

Sekarang, Anda sudah memiliki gambar sinar sepanjang path yang Anda buat seperti gambar berikut.

5. Selanjutnya, mari kita sembunyikan path yang tadi kita buat. Buka jendela Paths [Window > Paths]. Klik dalam jendela tersebut, di bawah path yang sedang aktif untuk menghilangkan seleksi. Dengan cara ini, Anda telah menyembunyikan path Anda dari tampilan.
6. Untuk menambahkan kesan sinar, sekarang kita tambahkan efek glow. Klik-kanan pada layer dan pilih Blending Options. Klik pada bagian Outer Glow dan ubah warnanya menjadi #16b5e5.
Kerlap-kerlip cahaya
Untuk menambahkan efek ini di sepanjang garis cahaya kita cukup melakukan langkah berikut. Pilih layer Garis Cahaya di atas. Gunakan Brush Tool untuk membuat titik-titik kecil di tempat yang Anda suka. Jangan lupa, gunakan ukuran brush antara 1-4px saja. Sekarang, gambar Anda akan tampak seperti berikut.

Efek Kabur
Agar lebih realistis, tambahkan Motion Blur pada garis cahaya Anda.
1. Klik kanan pada Layer Garis Cahaya, pilih Duplicate Layer, klik OK.

2. Sekarang, Anda memiliki dua layer yang serupa dan garis cahaya Anda tampak lebih menyala. Pilih layer bawah (layer asli) dari kedua layer tersebut. Tambahkan Motion Blur [Filter > Blur > Motion Blur]. Atur nilainya seperti berikut:
- Angle: -30
- Distance: 40
3. Ubah nilai Opacity Layer yang sudah dikaburkan tersebut menjadi 40%. Efeknya akan tampak seperti ini.

Efek Bintang
Selanjutnya, kita akan membuat efek cahaya bintang. Pertama kali, kita akan membuat sebuah gambar bintang kemudian menerapkannya dalam layer utama. Urutan proses pembuatan bintang yang akan saya sampaikan tampak dalam ilustrasi berikut:

Untuk membuat gambar tersebut, ikuti langkah berikut:
1. Buat sebuah layer baru kemudian pilih. Agar lebih mudah, layer ini kita beri nama Layer Bintang.
2. Atur nilai Brush menjadi 3px dan Brush Hardness menjadi 100%.
3. Gunakan Pen Tool untuk membuat path vertikal kurang lebih 100 pixel. Untuk memperkirakan ukuran dan posisinya, Anda bisa lihat di jendela Info.
4. Dengan tetap mengaktifkan Pen Tool, klik-kanan di manapun dalam gambar. Pilih Stroke Path. Pastikan pilihan Simulate Pressure terpilih, dan klik OK. Sekarang akan ada garis lurus di sepanjang path Anda. Selanjutnya, sembunyikan path. Langkahnya seperti yang sudah kita lakukan sebelumnya, buka jendela Paths [Window > Paths]. Klik di luar seleksi path yang aktif.
5. Buat duplikasi layer bintang [klik-kanan dan pilih Duplicate Layer]
6. Putar layer baru ini 90 derajat [Edit > Transform > Rotate].
7. Gabungkan kedua layer menjadi satu [klik-kanan layer yang di atas, kemudian pilih Merge Down]
8. Buat duplikasi layer bintang sekali lagi.
9. Putar layer baru tersebut 45 derajat.
10. Atur skala layer menjadi 70% [Edit > Transform > Scale].
11. Ubah nilai Opacity layer menjadi 70%.
12. Gabungkan kedua layer menjadi satu.
13. Ubah skala layer bintang menjadi 40%.
14. Copy layer style dari layer garis cahaya ke layer bintang lewat [klik kanan > Copy > Paste]. Ubah nilai Outer Glow dari 5 menjadi 2. [Klik kanan layer, pilih Blending Options kemudian masuk dalam seksi Outer Glow]
15. Sekarang bintang Anda sudah jadi. Buatlah beberapa duplikasi dan tempatkan di beberapa titik yang layak. Lihat hasilnya di gambar berikut.

Pantulan cahaya
Efek terakhir yang ditambahkan adalah efek bulatan efek cahaya yang muncul dari efek pantulan sinar, efek ini disebut sebagai Bokeh Effect. Langkahnya sebagai berikut:
1. Buat layer kosong, kemudian pilih. Selanjutnya kita sebut layer Bokeh
2. Pilih Ellipse Tool dan buat lingkaran 50 pixel
3. Klik kanan layer, pilih Blending Options. Tambahkan efek berikut:
- Color Overlay: abu-abu muda [#cccccc]
- Stroke: Size: 2px | Position: inside | Color: white
4. Buat layer kosong di bawah layer tersebut, Klik kanan pada layer Bokeh, pilih Merge Down.
5. Tambahkan Gaussian Blur sebesar 1 pixel [Filters > Blur > Gaussian Blur].
6. Ubah Blending mode layer tersebut menjadi Overlay dan ubah Opacity-nya menjadi 14% atau lebih kecil.
7. Buatlah dua salinan layer tersebut dan tempatkan lingkaran-lingkaran tersebut sesuai selera Anda. Gambar akhir akan tampak seperti berikut.

Anda bisa temukan di mana bokeh effect yang saya buat?
Nah, dengan memanfaatkan tiap efek di atas dan imajinasi Anda, Anda bisa membuat gambar yang bervariasi dan efek yang beraneka ragam. Berikut ini salah satu contoh hasil editing Photoshop dengan efek yang kita praktikkan di atas.

Saya ucapkan terimakasih kepada secondpicture yang telah menulis panduan photoshop ini dalam bahasa aslinya. Saya menulis ulang tutorial menarik ini dengan bahasa dan gaya bahasa Indonesia dengan tambahan gambar-gambar hasil editing sendiri agar lebih mudah dipahami.
Semoga bermanfaat.

Baca selengkapnya di: http://guntingbatukertas.com/desain/efek-glow-dan-lights-photoshop-yang-menawan-2/#ixzz1F44ijnD6

Grafis Berbasis Vektor

1.Pengertian Gambar Vektor


Gambar vektor adalah gambar yang dibuat dari unsur garis dan kurva yang disebut vektor. Kumpulan dari beberapa garis dan kurva ini akan membentuk suatu obyek atau gambar.
Gambar design collection vektor tidak tergantung pada resolusi. Kita dapat memperbesar atau memperkecil ukuran gambar tanpa kehilangan detail gambarnya. Di samping itu gambar design collection vektor akan mempunyai ukuran file yang lebih kecil dan dapat diperbesar atau diperkecil bentuknya tanpa merubah ukuran filenya.
Grafis jenis vektor yang merupakan perkembangan dari sistem grafis bitmap (digital). Grafis ini tidak tergantung pada banyaknya pixel penyusunnya dan kondisi monitor karena tampilan vektor tersusun atas garis-garis. Tampilan akan terlihat jelas meskipun dilakukan pembesaran (zooming).
Penggunaan titik-titik koordinat dan rumus-rumus tertentu dapat menciptakan bermacam-macam bentuk grafis, seperti lingkaran, segitiga, bujur sangkar dan poligon. Dengan demikian , pemakaian grafis vektor akan lebih irit dari segi volume file, tetapi dari segi pemakaian prosessor akan memakan banyak memori.
Gambar-gambar berformat vector ideal untuk logo dan ilustrasi karena memiliki resolusi yang bebas dan dapat di-skala ke dalam ukuran yang tak terbatas, dapat dicetak dan ditampilkan dalam resolusi berapa saja tanpa kehilangan detail setiap bagian dan tidak kehilangan kualitasnya. Dengan kata lain, anda dapat membuat gambar garis yang sangat tegas, jelas dan tajam dengan menggunaksan format vector.



2. Aplikasi Grafis Berbasis Vektor

Terdapat beberapa jenis aplikasi grafis berbasis vektor, di antaranya:
(1) Adobe Illustrator
(2) CorelDRAW
(3) ACD Canvas
(4) Creature House Expression
(5) Freehand
(6) Xara Xtreme

2.1 Adobe Illustrator
Adobe Illustrator adalah program penggambaran dalam bentuk vector. Adobe Illustrator ini biasanya digunakan untuk menggambar illustrasi, kartun, diagram, grafik, logo.


Area kerja Adobe Illustrator CS-2 pada dasarnya terdiri atas beberapa komponen antara lain:
• Menu berisi kontrol untuk berbagai fungsi seperti membuat, membuka, menyimpan
file, dan sebagainya sesuai dengan menu yang ditampilkan.
• Stage adalah area persegi empat yang merupakan tempat untuk membuat obyek.
• Toolbox berisi menu untuk membuat atau menggambar bentuk, memberi pewarnaan,
dan sebagainya.
• Palete Color berisi warna-warna yang dipakai dalam pewarnaan objek di dalam
Adobe Illustrator CS-2.
• Objek Properties berisi tentang informasi objek antara lain koordinat objek,
rotation, fill, stroke, width, height, dan sebagainya.
• Layer Properties berisi layer-layer dimana objek berada (sama seperti di
Potoshop).
• Pathfinder berfungsi untuk triming objek, menggabungkan 2 objek menjadi 1
bangun, dan lain-lain

Terdapat fungsi-fungsi tools dalam illustrator:
• Selection tool: untuk seleksi objek, memindah, memperbesar ukuran, dan
sebagainya.
• Direct Selection tool: untuk editing bentuk bidang yang sudah jadi.
• Magic wand tool: seleksi warna seperti pada potoshop.
• Lasso tool: seleksi objek seperti pada potoshop.
• Pen tool: membuat bentuk objek (curva) sesuai dengan keinginan kita.
• Type tool: mengetikkan huruf.
• Line segment tool: menggambar garis.
• Rectangle tool: menggambar bidang persegi, jika ingin memunculkan bentuk
bidang yg lain maka press rectangle tool agak lama, maka akan muncul pilihan
bentuk bidang yg lain seperti oval, polygon, dan sebagainya.
• Paint brush  tool: menggambar garis secara bebas seperti pada Microsoft
paint.
• Pencil tool: hampir sama dengan paint brush tool.

Tools-tools diatas hampir sama dengan photoshop hanya ini berbasis vektor. Adobe illustrator biasanya digunakan untuk membuat sebuah gambar/foto asli menjadi sebuah kartun yg berwarna.


2.2 CorelDraw

CorelDraw merupakan suatu program aplikasi grafis berbasis vektor yang memungkinkan kita membuat sebuah karya seni, mulai dari membuat logo sederhana hingga ilustrasi teknis yang rumit atau komplek. Coreldraw menyediakan tool yang membuat anda dapat bekerja efisien untuk menghasilkan sebuah gambar berkualitas tinggi. Corel draw biasanya digunakan untuk membuat sebuah desain logo-logo yang simpel.


2.4 ACD Canvas
ACD Canvas adalah gambar grafis teknis dan umum, imaging, dan penerbitan (cetak dan web) produk dari ACD Systems untuk komputer pribadi. Versi saat ini adalah kanvas 11.
Versi pertama adalah unik dalam berbagai cara; bukan karena paling tidak dirilis baik sebagai aplikasi dan meja aksesori.
Dalam bentuk terakhir ini, dapat digunakan sementara program lain, misalnya PageMaker, sudah berjalan secara bersamaan, sangat berguna dalam waktu operasi program tunggal.
Kanvas menyediakan alat untuk membuat dan mengedit grafik vektor dan raster. Hal ini digunakan untuk ilustrasi, tata letak halaman, animasi, presentasi, dan publikasi dalam format cetak dan Web.
Dari awal, kanvas berbeda dari aplikasi grafis lain karena dikombinasikan alat dan format file untuk kedua vektor (line art) grafis, dan raster (fotografi dan pixel-based) gambar, bersama dengan pengolah kata dan fitur halaman-layout seperti beberapa halaman dokumen dan halaman master. Pengguna bekerja di sebuah jendela yang merupakan "halaman di sebuah papan pengumuman" akrab analog digunakan oleh banyak DTP dan grafis vektor program, tetapi di jendela, yang mungkin berupa halaman ilustrasi tunggal atau satu halaman dari sebuah majalah multi-halaman, buku, situs web, animasi atau presentasi, pengguna dapat membuat atau mengedit dan gambar tata letak teks, grafik vektor dan raster. Canvas juga menekankan gambar teknik di samping fitur ilustrasi artistik.

2.5 Macromedia Freehand
Macromedia FreeHand adalah aplikasi komputer untuk membuat grafik vektor 2 dimensi (penggunaan lambang geometris seperti titik, garis, lengkungan dan poligon untuk merepresentasikan gambar, dikenal dengan pemodelan geometris) diorientasikan untuk pasar pemasaran desktop professional. Telah tersedia untuk microsoft window dan Mac OS.
Macromedia FreeHand sangatlah mirip dalam pangsa pasar dan fungsionalitasnya dengan Adobe Illustrator. FreeHand diciptakan oleh Altsys dan dilisensikan ke Aldus, yang mengeluarkan versi 1 sampai dengan 4. Ketika Aldus bergabung dengan adobe system, karena tumpang tindih pangsa pasar dengan Adobe illustrator, maka adobe mengembalikan FreeHand ke altsys segera setelah merger (setelah sejumlah intervensi legal oleh Komisi Dagang Federal). a kemudian dibeli oleh macromedia, yang mengeluarkan FreeHand 5.0, 5.5 (Khusus Mac), 7, 8, 9, 10 dan 11/MX. Pada tahun 2005 Adobe membeli Macromedia, yang secara tak langsung mengembalikan FreeHand ke Adobe.
Sebagai sebuah aplikasi yang fleksibel, FreeHand sering digunakan untuk pembuatan sistem layout halaman, pembuatan dan pengeditan grafik vektor untuk printing dan web.


2.6 Creature House Ekspresi

Creature House Ekspresi adalah editor grafis vektor awalnya dikembangkan oleh Creature House di Hong Kong, kemudian Ray Dream, kemudian Fraktal Design Corporation dan kemudian MetaCreations sebagai pendamping untuk kemudian-Fractal Desain/ MetaCreations Painter. Pada saat itu, Creature House adalah independen Hong Kong studio perangkat lunak. Ekspresi mencoba untuk menduplikasi Painter UI sedekat mungkin dan tersedia untuk Mac OS dan Windows.
Beberapa saat setelah Fraktal Desain dan MetaTools tergabung dalam MetaCreations, sebuah perusahaan publik, manajemen memutuskan untuk menipis portofolio produk dan fokus pada audiens yang lebih spesifik. Ekspresi akhirnya kembali dengan Creature House yang merilis dua versi perangkat lunak di bawah nama merek mereka sendiri, Expression 2 dan Ekspresi 3.
Akhirnya, Microsoft membeli Creature House dan perkembangan lebih lanjut di bawah nama kode Acrylic. Pada tahun 2007, aplikasi Expression asli menjadi bagian dari Microsoft Expression Studio suite aplikasi, namanya dan ditulis ulang di WPF seperti Microsoft Expression Design. Windows XP dan Vista versi yang tersedia, walaupun Mac OS X dukungan secara resmi telah dihentikan.


Xara Xtreme Xara Xtreme memiliki kecanggihan dunia, mesin rendering vector dengan kinerja. Kesederhanaannya membuatnya menjadi perangkat lunak grafis tercepat yang ditemukan. Direct Action Tools-nya memungkinkan Anda untuk membuat efek seperti transparansi, bayangan, atau bevels di lereng mengisi secara interaktif, cara cepat dan intuitif. Tidak ada dialog yang mengganggu – cukup letakan di atas obyek! Prinsip drag and drop dalam import file menjadikannya dapat bekerja dengan hemat waktu. Anda dapat membuat animasi 2D dan 3D.

DESIGN GRAFIS



Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang
menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi
atau pesan seefektif mungkin

UNSUR DESAIN GRAFIS

GARIS
BENTUK
GAMBAR
ILUSTRASI
WARNA
TEKTUR
CAHAYA

APA ITU GRAFIS VEKTOR?

GAMBAR YANG TERSUSUN ATAS SEKUMPULAN GARIS,
KURVA DAN SEKUMPULAN RANGKAIAN YANG
DIDEFINISIKAN SECARA SISTEMATIS

APA ITU GRAFIS BITMAP?

GAMBAR YANG TERSUSUN DARI RIBUAN TITIK ATAU SERING KITA
SEBUT JUGA TERSUSUN ATAS PIXEL BERBAGAI WARNA YANG
MEMBENTUK SUATU POLA. BIASANYA GRAFIS YANG
BERBASIS BITMAP KUALITAS GAMBARNYA TERGANTUNG
BESARNYA RESOLUSI GAMBAR.

Minggu, 20 Februari 2011

Bandung Parijs Van Java - city of Fashion, Historcal, and Art




Parijs Van Java? What's it?


Hey guys,

what you 've heard of parijs van java ? But don't think that Parijs Van Java is located in the city of Paris France . Indonesia has a kind of popular miniature French town . Before we discuss anything about Bandung Parijs Van Java, first we must know "Why Bandung called the city of Parijs Van Java?"

Historically , Long time ago Bandung is famous for its natural beauty and cool air (I hope now it is still like that he.. he) . The atmosphere was highly favored by the colonial peoples, and they think the same as Paris French . And then they give nicknames Parijs Van Java to Bandung , which means the city of Paris of Java .
Yap. It is a little review about the history of Bandung (Parijs Van Java) and now we'll show you some secret story that was in Bandung Parijs Van Java.